Dompet AurumTrust yang aman & terlindungi
Gunakan keamanan dompet perangkat keras Trezor Anda untuk mengelola AurumTrust Anda dengan aman.
- Diamankan oleh dompet perangkat keras Anda
- Dipercaya oleh lebih dari 2 juta pelanggan

Kirim & terima AurumTrust Anda dengan dompet perangkat keras Trezor
Kirim & terima
Dompet perangkat keras Trezor yang mendukung AurumTrust
Sinkronkan Trezor Anda dengan aplikasi dompet
Jaringan AurumTrust yang didukung
Mengapa dompet perangkat keras?
Offline bersama Trezor
- Anda memiliki 100% koin Anda
- Dompet Anda 100% aman secara offline
- Data Anda 100% anonim
- Koin Anda tidak terikat pada perusahaan mana pun
Bursa online
- Jika sebuah bursa gagal, Anda akan kehilangan koin Anda
- Bursa menjadi target para peretas
- Data pribadi Anda mungkin terekspos
- Anda tidak benar-benar memiliki koin Anda
Cara menggunakan AUT di Trezor
Hubungkan Trezor Anda
Buka aplikasi dompet pihak ketiga
Kelola aset Anda
Maksimalkan AUT Anda
Trezor menjaga AUT Anda tetap aman
Dilindungi oleh Secure ElementPerlindungan terbaik terhadap ancaman online dan offline
Token Anda, kendali AndaKontrol penuh atas setiap transaksi dengan konfirmasi langsung di perangkat
Keamanan dimulai dengan open-sourceDesain dompet transparan membuat Trezor Anda lebih baik dan lebih aman
Cadangan dompet yang jelas & sederhanaPulihkan akses ke aset digital Anda dengan standar cadangan baru
Percaya diri sejak hari pertamaSegel pengaman kemasan & perangkat melindungi integritas Trezor Anda
AurumTrust: Deflationary Token on Cronos Chain
Overview AurumTrust is an experimental token featuring a buy-back and burn mechanism funded by gold trading profits.
Mechanism 15% of weekly gold trading profits will be used to buy back and burn tokens. The first burn is set for April 14, 2025, but may happen earlier if profits allow.
Founder’s Role The founder holds 40% of the supply and will only sell tokens to fund the trading account. Any unused tokens will be burned.
Transparency & Duration Weekly profits and buy-back transactions will be posted on the official X (Twitter) account. The experiment continues until all tokens are burned or the trading account is liquidated.